Senin, Januari 26, 2015

Posted by Daffa Attila |
Allah.SWT telah menciptakan Jin, Syaithan dan Iblis yaitu dari sel atau atom atau daripada nukleas-nukleas api. Kemudian Allah.SWT masukkan roh atau nyawa padanya, maka jadilah ia hidup seperti yang dikehendaki oleh Allah.SWT. Jin, Syaitan dan Iblis juga di beri izin oleh Allah menzahirkan berbagai-bagai bentuk dan rupa yang disukai dan dikehendakinya kecuali rupa Rasulullah SAW mengikut tahap dan kemampuan masing-masing.

Perbedaan Syaithan, Iblis, dan Jin :
  1. Syaitan tugasnya mengajak manusia ke perbuatan yang keji, Syaithan adalah musuh manusia yang nyata, memberi angan-angan kosong kepada manusia.
  2. Iblis adalah mahluk durhaka dan ia adalah dari golongan Jin Kafir. Ciri utama Iblis adalah ditangguhkan umurnya oleh Allah.SWT sampai hari kiamat sama seperti halnya Jin Muslim dan Syaitan.
  3. Jin terdiri dari Jin Muslim dan Jin Kafir.

Syaithan
Syaithan adalah musuh sejati Bani Adam, maka hendaklah manusia berhati-hati serta waspada terhadap segala tipu daya yang mereka lancarkan untuk menyesatkan manusia. Di antara jurus dan tipu daya yang mereka lancarkan ialah melalui celah perbuatan dosa dan maksiat dengan berbagai tingkatannya.

Berikut ini adalah beberapa nama setan dan tugas yang diembannya....:
  • Khanzab adalah setan pengganggu orang salat.
  • Walhan adalah setan yang menggoda orang yang berwudhu dan membisikinya.  
  • Dasim adalah setan yang mengganggu keluarga dan rumah.  
  • Abyadh, setan paling buruk dan kuat menggoda para nabi.
Mujahid berkata,"Di antara keturunan setan adalah....:
  • Laqnis dan Walhan,keduanya menggoda orang yang bersuci dan sholat. Keduanya digelari dengan al-Hafaf dan Murrah. 
  • Zalanbur, Setan yang menggoda di pasar yang  menghiasi hal yang sia-sia, sumpah, dusta dan memuji barang dagangannya. 
  • Bathar setan yang menggoda orang yang tertimpa musibah, membisikinya supaya mencakar wajah, memukul pipi, dan merobek kantong bajunya sendiri. 
  • Al-'Awar adalah setan penggoda orang yang berzina dengan menyebarkannya di kelamin laki-laki dan ketuaan pada perempuan." 
  • Mathus, setan pemilik berita dusta yang disebarkan melalui mulut-mulut manusia yang tidak ada sumbernya.
  • Dasim, yakni bila seorang memasuki rumah tanpa mengucapkan salam dan tidak mengingat Allah, maka dia dapat melihat harta kekayaan seseorang selama belum di angkat atau diperbaiki tempatnya. Bila seseorang makan dan tidak membaca basmallah, maka dia akan makan bersamanya.

Al 'Amasy berkata,"Ketika aku masuk ke dalam rumah dan tidak menyebut nama Allah SWT, serta tidak bersalam aku melihat api. Aku berkata,"Angkatlah, dan aku berbantahan dengannya. Kemudian aku ingat dan berkata, "Dasim, Dasim, Aku berlindung kepada Allah SWT darinya"

Ubay bin Kaab meriwayatkan dari Nabi SAW. Beliau bersabda, "Sesungguhnya wudhu itu ada setannya yang bernama WALHAN. Maka takutlah kalian semua dari sifat was-was pada air" Diriwayatkan oleh Tirmidzi.

Muslim meriwayatkan dari Ustman bin Abi Al Ash.Dia berkata, "Ya Rosulullah, syaithan telah menghalangi antara diriku dan salatku dan tanda-tanda yang ia kenakan padaku." 


Rasulullah bersabda, "Itu adalah setan yang di sebut Khanzab. Maka bila engkau merasakannya, berlindunglah kepada Allah darinya, dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali.' Maka aku melakukan itu dan Allah menghilangkannya dariku."

Iblis
Umur rata rata jin memang lebih panjang jika dibandingkan dengan rata rata umur manusia (Pemuda dikalangan jin rata rata berumur 300-400 tahun). Tetapi Iblis pernah meminta dipanjangkan hidupnya sampai kiamat, dan permintaan itu dikabulkan oleh Tuhan. Umur panjang sejak sebelum Adam sampai saat ini membuat Iblis termasuk satu makhluk yang memiliki perbendaharaan pengetahuan yang lengkap mengenai apa saja yang pernah terjadi pada manusia di dunia ini.

Iblis membenci Adam karena iri (dongkol) ketika Adam diciptakan dan dinobatkan sebagai Khalifatullah fil Ardli. Iblis merasa dirinya lebih pantas dipilih sebagai khalifatullah fil Ardli karena dia lebih tua dibanding Adam. Iblis telah beribadah kepada Tuhan selama hidupnya sedangkan Adam baru juga diciptakan sudah dipilih sebagai khalifah.
Sebenarnya rasa iri dalam diri Iblis ini dirasakan juga oleh Malaikat ketika mereka mengemukakan pendapat kepada Tuhan,”(wahai Tuhan) apakah akan Engkau Jadikan dibumi ini orang orang yang yang berbuat kerusakan dan suka menumpahkan darah (saling berperang)? Padahal kami telah bertasbih dangan memuji Mu, dan mengkuduskan Mu?” (QS Baqarah 30)

Tersirat dalam peryataan para Malaikat seakan berkata,”Kenapa bukan kami saja yang Engkau jadikan Khalifah Pemakmur Bumi?”

Tetapi Ketika Tuhan memerintahkan semuanya (Malaikat dan Jin) untuk tunduk menerima dan bersaksi bahwa Adam sudah ditetapkan Tuhan sebagai Khalifah, semuanya menurut mematuhi perintah Tuhan itu. Semuanya tunduk sujud kecuali Iblis

Peristiwa inilah asal mula permusuhan Iblis terhadap Adam. Pada kejadian itu pulalah pertama kali dikenal sebutan kafir yang berarti menolak, mengingkari, menentang, atau tidak mau tunduk, tidak mau patuh, tidak mau mengikuti perintah Tuhan

Tuhan berfirman dalam Quran,”…semuanya bersujud kecuali Iblis. Dia (iblis itu) enggan mengikuti perintah(karena kesal), dan dia (Iblis itu) menjadi takabur, dan oleh karenanya dia (Iblis) tergolong kelompok kafirin (penentang)”  (QS Baqarah 34)

Jin
Jin adalah berbeda dengan malaikat. Malaikat semuanya beriman, sedang jin, ada yang beriman dan ada yang kafir. Jadi jin sama dengan manusia. Sebagian ada yang beriman dan taat kepada allah swt dan sebagian ada yang ingkar atau menentang allah. Kewajiban jin juga sama dengan kewajiban manusia. Jin dan manusia memiliki kewajiban menyembah allh swt. Seperti ditegaskan dalam al-quran  Artinya :

“ dan aku (allah) tidak menciptakan jin dan manusia melaikan supaya mereka menyembahku (allah).(adz dazriyat : 56 )

Diantara itu ada yang ikut mendengarkan alquran yang dibaca nabi Muhammad saw. Kemudian mereka menyampaikan apa yang didengarkannya kepada kaumnya sebagian kaumnnya itu ada yang percaya yang disampaikan kaumnya. Sedangkan sebagian yang lain tidak mempercanyainya. Mereka yang percaya akan memperoleh pahala, sedangkan yang tidak percaya dan mengingkari akan disiksa di neraka. Firman allah swt : artinya :

“dan sesungguhnya, telah kami ciptakan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari  jin dan manusia ( mereka yang kafir )


-Sekian-

0 komentar: